Wednesday, April 13, 2016

Cara Membuat Bakso

- No comments

cara membuat bakso

Cara Membuat Bakso

Bahan yang anda siapkan
  • 50 gr tepung sagu/kanji
  • 350 gr daging sapi
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 100 cc air es
  • 3 sdt garam
  • 1 butir telur

Bahan kuah bakso
  • 2 btg daun bawang, iris
  • 6 siung bawang putih
  • 3 sdt garam
  • 2 ltr air
  • 1/2 sdt merica
  • 600 gr lutut/tulang sapi

Membuat kuahnya: Haluskan bawang putih, garam dan merica. Didihkan air dengan isi bumbu tersebut dan tulang. Masak hingga mendidih, lalu saring.

Bahan pelengkap
  • Bawang goreng
  • 150 gr mie kuning basah
  • Tahu goreng
  • Pangsit goreng

Cara membuat bakso sapi
  1. Haluskan bawang putih, garam dan merica. Giling daging hingga halus.
  2. Campurkan dengan tepung sagu, bumbu dihaluskan sebelumnya, air es dan telur. Aduk hingga rata.
  3. Panaskan air hingga mendidih, jika sudah mendidih matikan apinya.
  4. Ambil adonan bakso dan bentuk bulat-bulat sesuai dengan selera.
  5. Celupkan dalam air rebusan, lakukan sampai habis.
  6. Nyalakan kembali apinya dan masak hingga baksonya mengapun dan itu adalah tanda sudah matang. Angkat dan tiriskan.
  7. Cara penyajiannya siapkan mangkuk, tata mie kuning basah dan bakso.
  8. Tuangi dengan kuahnya dan taburi bawang goreng dan daun bawang.
  9. Tambahkan bahan pelengkapnya lainnya seperti pangsit dan tahu goreng.
  10. Sekarang bakso sapi sudah siap untuk disajikan loh.

Ciri-Ciri Bakso Sehat Alami

- No comments
Ciri-ciri bakso yang sehat:
  1. Bila dibelah akan merekah
  2. Bila diiris serat daging akan terlihat jelas
  3. Bakso asli hanya dapat bertahan dalam kurun waktu 24 jam dan akan mengeluarkan lendir
  4. Bakso asli memiliki bau daging asli

Biografi Sang Pemilik

- No comments
Mas Gendut alias Bapak Sumanto yang merupakan pemilik dari toko "Bakso Barokah 234 Bang Gendhut" lahir di Jawa Tengah, 1971. Beliau membuka usaha ini demi melawan susahnya hidup di kota. Dia sudah membuka usaha bakso sejak 1990 di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Dia mengembangkan usahanya mulai dari hanya pesanan, keliling dan akhirnya dia menetap di daerah Duren Jaya. Beliau berkomitmen untuk mengutamakan kesehatan dan kepuasan pelanggan. Walau terkadang untungnya sedikit, beliau tetap bersyukur kepada Allah atas kebaikanNya. Dia tetap memberikan pelayanan yang terbaik

Sehari beliau menjual sekitar 50 porsi mie ayam dan 70 porsi bakso. Dengan bumbu yang beliau racik sendiri, sehingga menciptakan cita rasa khas dari tempatnya. Dia menggunakan bahan yang 100% higienis dan halal. Beliau biasanya mendapat pesanan dari acara pernikahan, syukuran, pesta dsb.

Sejarah Bakso

- No comments
Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari istilah 'bakso' berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat Bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang. Bakso Malang dan bakso Solo adalah masakan bakso dan disajikan dengan khas Jawa. Bakso berasal dari China tetapi berbeda dengan bakso Malang dan Solo. Bakso China biasanya terbuat dari babi atau makanan laut dan warnya agak kecokelatan serta bentuknya tidak bulat sekali. Sedangkan bakso Malang dan Solo terbuat dari daging sapi, berwarna abu abu dan bentuknya bulat sekali. Bakso China biasanya tidak disajikan dengan kuah melimpah berbeda dengan bakso Malang dan Solo yang disajikan dengan kuah melimpah.